Tugas Tersturktur 3

 Muhamad Davit Basiron

AE27

“Karakter Hebat, Bisnis Kuat.”

BAB I – PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Pertumbuhan penduduk perkotaan berbanding lurus dengan meningkatnya volume sampah rumah tangga. Namun, sistem pengelolaan sampah masih didominasi pola buang–angkut–buang tanpa pemilahan. Kondisi ini menyebabkan pencemaran lingkungan dan hilangnya potensi ekonomi dari sampah yang seharusnya dapat didaur ulang. Di sisi lain, perkembangan teknologi digital membuka peluang inovasi layanan berbasis masyarakat.

1.2 Tujuan Penulisan

Tujuan dari penyusunan laporan ini adalah:

  1. Mengidentifikasi peluang bisnis dari permasalahan lingkungan

  2. Mengembangkan ide bisnis kreatif dan inovatif

  3. Menguji minat pasar melalui riset sederhana

  4. Menyusun Business Model Canvas dan rencana aksi awal


BAB II – METODOLOGI PENELITIAN

2.1 Identifikasi Masalah

Identifikasi dilakukan melalui:

  • Observasi langsung di lingkungan perumahan perkotaan

  • Diskusi kelompok

  • Studi literatur singkat terkait pengelolaan sampah

2.2 Riset Pasar

Riset pasar dilakukan dengan:

  • Kuesioner online kepada 40 responden warga perumahan

  • Wawancara singkat dengan 2 petugas kebersihan dan 1 pengelola bank sampah

  • Analisis kompetitor lokal

2.3 Teknik Analisis Data

Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif untuk mengukur minat pasar dan kelayakan ide bisnis.


BAB III – ANALISIS MASALAH & PELUANG BISNIS

3.1 Masalah Utama

  1. Sampah rumah tangga tidak terpilah

  2. Jadwal pengangkutan tidak konsisten

  3. Tidak ada insentif bagi warga yang peduli lingkungan

3.2 Segmentasi Pasar

  • Warga perumahan usia 25–50 tahun

  • Keluarga muda

  • Masyarakat perkotaan dengan aktivitas tinggi

3.3 Alasan Masalah Penting

Masalah sampah berdampak langsung pada kesehatan, kenyamanan lingkungan, serta berpotensi menjadi sumber ekonomi jika dikelola dengan benar.


BAB IV – BRAINSTORMING & IDE BISNIS

4.1 Hasil Brainstorming (Design Thinking)

IdeDeskripsi Singkat
Smart Trash BinTempat sampah pintar berbasis sensor
EcoPickJasa pickup sampah daur ulang
Waste2Worth+Platform daur ulang + reward digital

4.2 Ide Terpilih

Waste2Worth+ dipilih karena:

  • Paling feasible secara biaya

  • Mudah diterapkan

  • Memiliki dampak sosial dan lingkungan besar


BAB V – HASIL RISET PASAR

5.1 Ringkasan Kuesioner (40 Responden)

  • 85% tidak memilah sampah

  • 78% bersedia berlangganan jasa sampah terjadwal

  • 82% tertarik jika ada insentif (uang/poin)

  • 70% lebih memilih layanan berbasis WhatsApp

5.2 Analisis Kompetitor

KompetitorKelemahan
Bank Sampah ManualTidak praktis
Jasa Angkut RTTanpa daur ulang
Waste2Worth+Solusi terintegrasi

BAB VI – BUSINESS MODEL CANVAS

Customer Segments
Warga perumahan, keluarga muda, komunitas lingkungan

Value Propositions
Daur ulang mudah, pickup terjadwal, poin digital

Channels
WhatsApp, aplikasi sederhana, sosialisasi RT

Customer Relationships
Langganan bulanan & sistem loyalitas

Revenue Streams
Langganan warga, penjualan sampah, sponsor lokal

Key Activities
Pickup, pemilahan, edukasi, pengelolaan poin

Key Resources
SDM, kendaraan, sistem digital

Key Partners
RT/RW, pengepul, bank sampah, UMKM lokal

Cost Structure
Operasional, sistem digital, promosi


BAB VII – RENCANA AKSI & IMPLEMENTASI

Timeline 6 Bulan

BulanAktivitas
1Sosialisasi & pilot project
2Uji sistem 30 rumah
3Evaluasi & perbaikan
4Ekspansi 100 rumah
5Kerja sama mitra
6Scale-up layanan

Strategi Pemasaran Awal

  • Edukasi lingkungan

  • Promo bulan pertama

  • Dukungan RT/RW


BAB VIII – ANALISIS DAMPAK & RISIKO

Dampak

  • Sosial: Lingkungan bersih

  • Ekonomi: Tambahan pendapatan

  • Lingkungan: Sampah berkurang

Risiko & Mitigasi

RisikoSolusi
Partisipasi rendahEdukasi & insentif
Biaya operasionalSkala bertahap
TeknologiSistem sederhana

BAB IX – KESIMPULAN & SARAN

Kesimpulan

Waste2Worth+ merupakan ide bisnis inovatif yang layak secara pasar, operasional, dan sosial. Dengan pendekatan digital dan insentif ekonomi, bisnis ini mampu menjawab permasalahan pengelolaan sampah rumah tangga secara berkelanjutan.

Saran

Pengembangan selanjutnya dapat diarahkan pada aplikasi mobile penuh dan perluasan ke wilayah lain.

Popular posts from this blog

10 Karakteristik Wirausaha Sukses di Era Modern

MD Basiron Engineering Notes"

Tugas Terstruktur 02